banner 728x250

Pemprov Kalteng Perkuat Sektor Pertanian, Dorong Hilirisasi dan Diversifikasi Komoditas

Foto: Suasana panen raya bersama Presiden RI yang diikuti oleh Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo. (Istimewa)

Palangka Raya, Neonusantara.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis guna mendukung swasembada pangan nasional.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi pertanian di daerah.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Palangka Raya yang dinilai konsisten dalam mendukung pengembangan sektor pertanian meskipun memiliki keterbatasan luas lahan.

“Tidak harus padi, tetapi apabila kita memang bisa, kita kembangkan dengan horti atau tanaman lain, seperti jagung, tidak salah karena ini juga dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional kita,” ujar Wagub.

Wagub juga menegaskan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah mengarahkan agar target daerah selaras dengan sasaran nasional dalam program swasembada pangan.

Hingga tahun 2026, Pemprov Kalteng merencanakan pelaksanaan cetak sawah tahap kedua dengan total luas kontrak mencapai 33.790 hektare dengan nilai anggaran lebih dari Rp1,179 triliun.

Selain itu, pengembangan komoditas jagung juga didorong melalui pembangunan pabrik pakan ternak di Parenggean yang memanfaatkan jagung sebagai bahan baku utama.

Untuk memperkuat hilirisasi, pemerintah daerah turut membangun Rice Milling Unit (RMU) di Sampit dan Lempuyang, serta fasilitas Rice to Rice di Desa Pantik, Kabupaten Pulang Pisau.

“Alhamdulillah, dalam beberapa bulan terakhir, Provinsi Kalimantan Tengah masuk dalam 10 besar terendah inflasi, salah satunya Kota Palangka Raya yang begitu intens menjaga inflasi agar tidak terjadi lonjakan,” jelas Wagub.

Sebagai bentuk dukungan kepada petani, Wagub Edy Pratowo juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian pascapanen berupa power thresher kepada perwakilan kelompok tani. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *