MUARA TEWEH, neonusantara.id – Pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keruhnya air serta penurunan kualitas lingkungan di kawasan DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, DPRD Kabupaten Barito Utara bersama sejumlah instansi terkait melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung kondisi di lokasi yang terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menemukan adanya sedimentasi cukup berat di area DAM Trinsing, pendangkalan saluran irigasi, serta kondisi air yang keruh. Situasi ini berdampak luas terhadap sektor pariwisata, perikanan, hingga pertanian di wilayah setempat.
Air yang keruh menyebabkan pemandian DAM Trinsing—yang selama ini menjadi salah satu daya tarik wisata sekaligus sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata—mengalami penurunan minat kunjungan. Pelaku UMKM di sekitar lokasi juga mengaku pendapatan mereka menurun drastis seiring berkurangnya wisatawan. (red)



















