Palangka Raya, Neonusantara.id — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menilai peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah memiliki korelasi dengan penurunan angka kemiskinan ekstrem.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Gubernur Kalteng, yang dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran, serta diikuti ASN dan pelajar.
Fajar mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan ekstrem di Kalimantan Tengah mengalami penurunan signifikan.
“Tahun 2024 angkanya sekitar 0,39 persen, kemudian turun menjadi 0,25 persen pada 2025. Ini sudah jauh di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 0,88 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dinilai sudah berada pada kategori sangat tinggi.
“Ini menunjukkan ada hubungan antara kemajuan pendidikan dengan penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Fajar juga menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan apresiasi kepada daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan sektor pendidikan. (red)





















