banner 728x250

Wabup Murung Raya Ajak Masyarakat Kembangkan Kreativitas Olahan Ikan Lokal

Foto: Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, saat membuka kegiatan Lomba Masak Ikan. (Istimewa)

Murung Raya, neonusantara.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) menggelar Lomba Masak Serba Ikan tingkat kabupaten yang berlangsung di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (16/10/2025). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mewakili Bupati Heriyus.

Acara dihadiri oleh Kepala Distanik Mura, Sri Karyawati, Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Mura, Dina Maulidah Rahmanto, perwakilan kepala perangkat daerah, dewan juri, peserta lomba dari seluruh kecamatan, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rahmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat lebih kreatif dalam mengolah hasil perikanan lokal dan meningkatkan konsumsi ikan di berbagai lapisan masyarakat.

“Lomba ini bukan hanya tentang siapa yang membuat masakan terbaik, tetapi tentang bagaimana kita semua bisa memanfaatkan kekayaan ikan lokal dengan cara yang inovatif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.

Rahmanto menjelaskan bahwa potensi perikanan di Kabupaten Murung Raya sangat besar, dengan luas perairan sungai mencapai lebih dari seribu hektare. Namun, sebagian besar masih belum dikelola secara maksimal karena ketergantungan pasokan dari daerah lain.

“Kita ingin masyarakat menghindari praktik illegal fishing dan menjaga kelestarian sumber daya ikan agar ketersediaannya tetap stabil. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang penting bagi pertumbuhan anak-anak dan kesehatan masyarakat secara umum. Karena itu, Pemkab Mura terus mengampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) sebagai bagian dari peningkatan gizi dan kesejahteraan warga.

Melalui lomba ini, pemerintah berharap muncul ide-ide baru dalam pengolahan ikan lokal yang bisa dikembangkan menjadi produk kuliner khas Murung Raya sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat berbasis hasil perikanan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *