banner 728x250

Dewan Apresiasi Hari Kerja Pertama Bupati Barito Utara Ajak Semua Kubu Bersatu – Akhiri Perbedaan, Bangun Daerah Bersama

MUARA TEWEH, neonusantara.id – Suasana penuh keakraban dan optimisme menyelimuti hari kerja pertama Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara terpilih hasil PSU (Pemungutan Suara Ulang) periode 2025–2030. Momen penting ini diperingati dengan acara silaturahmi dan ramah tamah di Gedung Balai Antang, Minggu (12/10/2025), yang dihadiri berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan masyarakat.

Acara tersebut menjadi tonggak penting bagi pemerintahan baru dalam meneguhkan komitmen persatuan dan sinergi pembangunan daerah. Turut hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRD Barito Utara, anggota dewan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Dinas, Camat, Lurah, Kepala Desa, serta tokoh adat, agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan pentingnya mengakhiri perbedaan politik pasca PSU.

“Kita telah melewati fase demokrasi yang panjang. Kini saatnya bersatu untuk membangun daerah. Tidak ada lagi kubu 01 atau 02 – yang ada hanya masyarakat Barito Utara yang satu tujuan: membangun bersama,” ujar Bupati dengan tegas.

Ia juga mengajak semua elemen untuk berkolaborasi dan saling mendukung dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berkeadilan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata hingga pelosok desa.

Sementara itu, Ketua DPRD Barito Utara bersama jajaran anggota dewan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan inklusif Bupati di hari kerja perdananya. Mereka menilai, semangat rekonsiliasi yang diusung pemimpin baru menjadi teladan bagi semua pihak.

“Kami mengapresiasi semangat Bupati dan Wakil Bupati. Silaturahmi ini bukan hanya seremonial, tapi langkah nyata mempererat hubungan antar lembaga dan masyarakat,” ungkap Gun Sriwanto, S.H., anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan. Saling berjabat tangan, senyum, dan tawa memperlihatkan semangat baru yang tumbuh setelah proses politik yang dinamis. Silaturahmi ini dianggap sebagai simbol rekonsiliasi politik dan kematangan demokrasi di tingkat daerah.

Tak hanya memperkuat hubungan sosial, pertemuan tersebut juga menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan menyatukan visi pembangunan. Beberapa tokoh adat dan agama yang hadir pun menyampaikan doa serta dukungan agar kepemimpinan baru membawa kemajuan yang berkeadilan bagi seluruh warga Barito Utara.

“Kami berharap semangat ini terus dijaga. Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat kecil dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” ujar salah satu tokoh masyarakat usai acara.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pemerintahan yang baru tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan dan persatuan sosial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *