Palangka Raya, neonusantara.id — Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Lisda Arriyana menutup secara resmi kegiatan Pemetaan dan Penilaian Potensi serta Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula BKD Provinsi Kalteng, Kamis (14/8/2025).
Dalam sambutannya, Lisda menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah penting untuk membangun sistem manajemen ASN yang lebih profesional, transparan, dan berbasis pada merit sesuai dengan amanat regulasi kepegawaian.
“Dengan adanya pemetaan ini, pemerintah dapat mengetahui kapasitas dan potensi pegawai secara menyeluruh, sehingga penempatan maupun pengembangan karier ASN bisa dilakukan secara lebih efektif dan terarah,” ucapnya.
Ia berharap hasil penilaian yang diperoleh dapat dijadikan dasar dalam mendukung program pembangunan daerah serta memperkuat tata kelola birokrasi yang akuntabel dan berorientasi pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala BKN Regional VIII Soni Sultana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai langkah ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan manajemen talenta ASN.
“Hasil dari kegiatan ini akan menjadi sumber data yang sangat berharga untuk pengambilan keputusan dalam pembinaan karier dan pengembangan kompetensi ASN ke depan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut mencakup serangkaian tahapan asesmen yang menilai kemampuan teknis, manajerial, dan sosial kultural para peserta, dengan melibatkan tim asesor profesional untuk menjamin objektivitas hasil penilaian. (red)





















