banner 728x250

Momentum HUT ke- 57, Polhut Kalteng Diharapkan Memperkuat Perannya Demi Bangsa dan Negara

Palangka Raya, neonusantara.id – Dalam rangka momentum HUT yang ke- 57, Polisi Kehutanan (Polhut) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar upacara yang dilaksanakan bertempat di halaman Mako SPORC (Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat), Jalan RTA Milono KM 8,5 Palangka Raya pada Kamis (11/1/2024).

Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, HM. Agustan Saining.

Adapun HUT Polhut ke 57 tahun 2023 ini mengambil tema “Konsolidasi Peran Polhut Sebagai Garda Depan Dalam Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Berkelanjutan”.

Saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agustan menyampaikan, bahwa peran Polhut sangat penting bagi bangsa dan negara sehingga harus terus di perkuat secara bersama dalam aktualisasinya.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polhut di seluruh pelosok tanah air khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah yang senantiasa memberikan Komitmen, dedikasi dan kerja-kerja terbaik.

“Terutama dalam menjaga kelestarian ekosistem sumber daya alam hutan, lingkungan hidup serta keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya,” kata Agustan.

Dirinya menyampaikan kepada Polhut Indonesia atas kiprah panjang dan jejak pengabdian dalam menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, dalam upaya perlindungan hutan dan penanggulangan tindak kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Saudara adalah garda depan, front liner dalam melindungi dan mengamankan kawasan hutan dan keanekaragaman hayati,” imbuhnya.

Kemudian sambung Agustan, bahwa Polhut memiliki rekam jejak cukup panjang dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara mulai dari Polisi Chusus Kehutanan (PCK), Jagawana, dan menjadi Polhut, serta Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC) dengan kualifikasi sebagai pasukan khusus.

Hal ini sesuai dengan semboyan yang sudah tersemat dalam setiap sanubari Polhut Indonesia yakni Budhi-Bhakti Wirawana yang memiliki makna ksatria rimba yang berdedikasi tinggi dan berakhlak mulia.

“Untuk itu, sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kerja-kerja yang sudah saudara lakukan. Saya tahu persis komitmen dan kerja yang dilakukan tidak mudah disertai dengan penuh pengorbanan,” bebernya.

Dikatakan Agustan, semua yang dilakukan jajaran Polhut merupakan pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak hanya untuk generasi sekarang, akan tetapi untuk generasi ke depan.

“Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas semua Ibadah dan kebaikan yang telah dilakukan untuk bangsa dan negara serta atas berbagai prestasi yang telah ditorehkan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *