Palangka Raya, neonusantara.id – Serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dari Undang Mugopal kepada Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Acara kenal pamit yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada Jumat (18/7/2025), dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Gubernur menyampaikan apresiasi atas dedikasi Undang Mugopal selama menjabat sebagai Kajati Kalteng. Menurutnya, selama hampir dua tahun pengabdian, Undang telah berperan penting dalam memperkuat penegakan hukum serta menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Kami menghargai dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan. Semoga di tempat tugas yang baru, beliau terus sukses dan hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menyampaikan harapan tinggi kepada Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol selaku Kajati yang baru. Dengan latar belakang pengalaman yang dimiliki, ia diyakini mampu melanjutkan sinergi strategis antara kejaksaan dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan di Kalimantan Tengah.
Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan di Kalimantan Tengah sangat besar mengingat luas wilayah yang membentang hingga ke pelosok. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar setiap kebijakan pembangunan berjalan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
Sejalan dengan program prioritas nasional dan visi daerah, Pemerintah Provinsi Kalteng akan meluncurkan Program Huma Betang Sejahtera pada tahun 2026. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mencakup delapan fokus utama mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga ketahanan pangan. Saat ini program sedang dalam tahap perencanaan dan penyesuaian dengan regulasi agar implementasinya sesuai hukum dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
Gubernur menyampaikan harapan agar Kejaksaan Tinggi turut aktif dalam mengawal jalannya program tersebut agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
“Kami ingin memastikan seluruh kebijakan yang menyentuh masyarakat dikawal sesuai aturan. Peran kejaksaan sangat strategis dalam menjaga integritas pembangunan,” tegasnya.
Di sela kegiatan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Prof. Asep Nana Mulyana turut menyampaikan apresiasi atas momen kenal pamit ini. Ia berharap pergantian kepemimpinan di lingkungan Kejati Kalteng menjadi awal yang baik untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara lembaga kejaksaan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran hukum yang berpihak pada keadilan, serta mampu melindungi kepentingan masyarakat secara luas.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Edy Pratowo bersama istri Nunu Andriani, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Acara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat lama dan penyambutan bagi pejabat baru, tetapi juga simbol kesinambungan komitmen antara lembaga hukum dan pemerintah dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih adil dan sejahtera. (red)



















