Palangka Raya, neonusantara.id – Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah nyata dalam mengatasi dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Menurutnya, tindakan cepat sangat diperlukan guna mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Banjir yang melanda berbagai wilayah di Kalimantan Tengah telah menimbulkan kerugian besar, baik secara materiil maupun nonmateriil. Ribuan rumah warga terendam, kegiatan ekonomi terhenti, serta akses transportasi menjadi terganggu, menjadikan situasi ini semakin rumit dan memerlukan penanganan yang menyeluruh dan efektif.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan upaya dalam menangani bencana ini,” ujar Bryan Iskandar, Jumat 21 Februari 2025. Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan kepada warga terdampak, baik berupa logistik maupun bantuan keuangan, guna meringankan beban yang mereka alami.
Selain penanganan darurat, Bryan juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan banjir jangka panjang. Menurutnya, program seperti normalisasi sungai, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, serta penghijauan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) harus menjadi perhatian utama.
Komisi III DPRD Kalimantan Tengah turut mendorong adanya kerja sama yang lebih kuat antara instansi terkait dalam menangani bencana banjir ini. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, dan para relawan sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan pascabanjir,” tegas Bryan. (red)



















