banner 728x250

Kapolsek Permata Intan Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Korban Banjir

Puruk Cahu, neonusantara.id – Kalimantan Tengah kini tengah menghadapi musim penghujan yang deras secara terus menerus, dampaknya bisa dilihat dengan terjadinya banjir di beberapa kota yang ada di kalimantan tengah.

Salah satu kota yang merasakan dampak dari banjir besar ini adalah Kabupaten Murung Raya, tepatnya di Kecamatan Permata Intan.

Ratusan rumah warga di berbagai desa yang ada di Kecamatan Permata Intan digenangi oleh banjir yang terjadi karena meluapnya air barito akibat hujan.

Kapolres Mura AKBP Irwansyah,S.I.K.,M.M., melalui Kapolsek Permata intan IPDA Rio D. Makota,S.Th.,M.Pd., turun langsung ke lokasi titik banjir dan membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang rumahnya tenggelam akibat banjir di Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan pada Kamis (30/11/2023).

Hal ini dilaksanakan tidak luput dari bentuk keperdulian pihak kepolisian untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami unsur tripika yang hari ini turun ke lapangan dalam bentuk sinergritas kami, bersama untuk memberi perhatian kepada warga masyarakat kami yang sedang mengalami banjir,” ucap Kapolsek Permata intan IPDA Rio D. Makota,S.Th.,M.Pd.

Adapun sembako yang diberikan terdiri dari beras, gula kopi dan juga mie. Sementara itu IPDA Rio D. Makota sendiri berharap agar masyarkat bisa menerima bantuan tersebut dengan hati ikhlas dan tidak menilai nya dari berapa besar atau kecil barang yang diberikan.

Ia juga berharap agar banjir khususnya di daerah Kecamatan Permata Intan segera bisa surut.

Tak lupa juga, Kapolsek Permata intan IPDA Rio D. Makota,S.Th.,M.Pd., menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati hati dengan listrik dan disarankan untuk mencabut semua peralatan elektronik yang terhubung ke stop kontak guna mencegah potensi arus pendek. Lebih lanjut, jika tinggi debit air mulai meningkat, diimbau untuk segera mematikan listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) guna menghindari risiko sengatan listrik.

“Masyarakat harus hati-hati dengan listrik ya, karena capaian tingkatan banjir ini cukup tinggi kira-kira 2 meter ada juga yang sudah hampir mencapai atas atap rumah warga, jadi kami unsur tripika meminta warga untuk selalu berhati-hati,” pungkas nya lagi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *