Palangka Raya, neonusantara.id – Tokoh masyarakat menekankan bahwa semangat kepahlawanan mesti hidup melalui aksi nyata, bukan sekadar retorika. Nilai perjuangan para pahlawan, menurutnya, harus diterjemahkan dalam tindakan sehari-hari yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.Ia menyatakan bahwa kepahlawanan sejati berarti rela berkorban tanpa pamrih dan konsisten dalam melakukan kebaikan, meskipun tantangan terus berubah.
Nilai-nilai itu harus dijadikan teladan oleh generasi muda agar tidak luntur oleh arus pragmatisme atau individualisme.Lebih lanjut, ia mengajak setiap warga untuk aktif membumikan semangat kepahlawanan dalam setiap aspek kehidupan, seperti dalam pendidikan, kerja sosial, maupun keterlibatan dalam pembangunan. Menurutnya, kontribusi masyarakat akan mencerminkan rasa cinta tanah air yang diwariskan para pahlawan.
Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara elemen masyarakat, lembaga negara, dan organisasi pemuda agar nilai-nilai kepahlawanan tidak hanya dikenang, tetapi juga diaktualisasikan. Gerakan bersama diperlukan agar semangat nasionalisme dan pengabdian tetap relevan di era modern.Dengan panggilan untuk mewujudkan kepahlawanan dalam tindakan nyata, ia berharap masyarakat terus membangun bangsa dengan integritas, solidaritas, dan komitmen terhadap kepentingan umum. (red)





















