banner 728x250

Bupati Barito Utara Tinjau Langsung Titik Genangan di Muara Teweh, Beri Arahan Penanganan Cepat

MUARA TEWEH, neonusantara.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Muara Teweh sejak pagi menyebabkan sejumlah ruas jalan di ibu kota Kabupaten Barito Utara tergenang air. Menyikapi hal tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, turun langsung meninjau lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat.

Salah satu area yang mengalami genangan cukup parah berada di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara. Dari laporan Kepala DKPP, H. Siswandoyo, disebutkan bahwa air meluap hingga memasuki area perkantoran dan kolam pembibitan ikan. Akibatnya, sebagian indukan serta bibit ikan terbawa arus akibat saluran air yang tak mampu menampung debit hujan.

Dalam laporannya melalui grup WhatsApp pimpinan, Siswandoyo juga mengusulkan langkah teknis berupa perbesaran gorong-gorong atau pembangunan box culvert baru yang menembus Jalan Ahmad Yani di depan kantor DKPP, guna memperlancar aliran air dan mencegah genangan serupa di masa mendatang.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Shalahuddin memberikan arahan langsung di lapangan kepada tim teknis dan instansi terkait. Ia meminta agar langkah darurat segera dilakukan, termasuk pengerahan alat berat bila diperlukan untuk membersihkan sumbatan dan mempercepat aliran air ke saluran utama.

“Kami sudah meninjau beberapa titik yang kerap tergenang. Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah daerah akan memperlebar saluran dan gorong-gorong di area rawan banjir. Upaya ini penting agar kapasitas pembuangan air meningkat dan genangan dapat diminimalisir ke depannya,” ujar Bupati Shalahuddin saat ditemui di lokasi peninjauan.

Pemkab Barito Utara juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase perkotaan, terutama di titik-titik yang menjadi langganan genangan setiap musim hujan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang guna menciptakan kota Muara Teweh yang lebih tangguh terhadap curah hujan tinggi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *