banner 728x250

Gubernur Kalteng Dukung Penuh Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

Foto: Kadislutkan Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, saat berkunjung ke KKP RI.

Palangka Raya, neonusantara.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir dengan mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Kalteng. Dukungan ini disampaikan Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, saat melakukan kunjungan ke Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Jumat (31/10/2025).

“Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran sangat mendukung Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal,” ungkap Sri Widanarni.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaan program KNMP, termasuk melalui pembangunan infrastruktur, penguatan kapasitas nelayan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan arahan dan dukungan penuh Gubernur, kami memperluas koordinasi dengan KKP agar pada 2026 semakin banyak lokasi di Kalteng yang menjadi locus kegiatan KNMP, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas bagi nelayan,” tambah Sri Widanarni.

Direktur Perlindungan dan Pengembangan Nelayan KKP RI, Mahrus, menyambut baik komitmen Pemprov Kalteng. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pemberdayaan nelayan berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi perhatian Gubernur Kalteng terhadap sektor kelautan dan perikanan. Dukungan ini menjadi kunci agar pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan,” ujar Mahrus.

Sri Widanarni menegaskan, harapan Gubernur Agustiar Sabran adalah agar KNMP menjadi model pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya perikanan di Bumi Tambun Bungai. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *