banner 728x250

Bapperida Kalteng Gelar FGD Rencana Aksi REDD+ untuk Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Foto: Suasana pembukaan kegiatan FGD Rencana Aksi REDD+ untuk Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Kalteng.

Palangka Raya, neonusantara.id — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) di Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini bertujuan menyusun langkah strategis daerah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sekaligus memperkuat komitmen Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi dengan hutan tropis terluas di Indonesia yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Plt. Sekretaris Daerah sekaligus Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menegaskan bahwa penyusunan dokumen Rencana Aksi REDD+ menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Melalui penyusunan rencana aksi ini, kita tidak hanya menargetkan penurunan emisi, tetapi juga membuka peluang besar bagi Kalimantan Tengah dalam mengakses pendanaan karbon yang bisa mendukung pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa menjaga ekosistem hutan tidak boleh dipandang sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi, melainkan sebagai fondasi yang mampu menopang pembangunan jangka panjang.

FGD tersebut juga menjadi forum kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan mitra pembangunan untuk menyatukan pandangan dalam perumusan kebijakan lingkungan yang adaptif dan berbasis potensi daerah.

Leonard berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antar lembaga dan menghasilkan strategi konkret agar Kalimantan Tengah dapat memaksimalkan potensi ekonomi hijau tanpa mengabaikan kelestarian alam. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *