banner 728x250

Pemprov Kalteng Tekankan Integrasi Program Sanitasi Dalam Perencanaan Daerah

Foto: Suasana pembukaan Coaching Clinic 1 Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Kapuas dan Seruyan Tahun 2025.

Palangka Raya, neonusantara.id — Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan pentingnya langkah strategis dalam mempercepat pembangunan sanitasi permukiman di daerah.

Hal ini disampaikan dalam acara Coaching Clinic 1 Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Kapuas dan Seruyan Tahun 2025 yang berlangsung di Alltrue Hotel Palangka Raya, Selasa (12/8/2025).

Leonard menyampaikan bahwa Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi Provinsi harus aktif memantau penjaminan kualitas dokumen SSK sekaligus mengawal integrasi program pembangunan sanitasi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.

“Program sanitasi yang disusun dalam SSK harus diintegrasikan ke dalam RPJMD, RKPD, Renstra, dan Renja agar dapat diimplementasikan secara efektif dalam penganggaran daerah,” ucap Leonard.

Ia menegaskan bahwa implementasi program sanitasi tidak boleh berhenti di perencanaan, tetapi harus dilanjutkan hingga tahap pelaksanaan dan evaluasi di tingkat kabupaten dan kota.

Leonard juga meminta agar Pokja Kabupaten Kapuas dan Seruyan segera melakukan advokasi kepada kepala daerah, dimulai dari koordinasi dengan Sekda dan kepala perangkat daerah terkait, sehingga kebijakan dan pendanaan pembangunan sanitasi dapat berjalan lebih terarah dan terukur.

Melalui penguatan koordinasi dan integrasi lintas sektor, Leonard berharap percepatan pembangunan sanitasi di daerah dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *