Muara Teweh, Neonusantara.id — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara resmi meresmikan Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/3/2026). Peresmian sarana ibadah ini menjadi simbol penguatan nilai religiusitas sekaligus bukti nyata semangat gotong royong masyarakat desa dalam mewujudkan fasilitas publik yang representatif.
Agenda peresmian ini dihadiri oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah Muhlis, serta para kepala perangkat daerah. Turut hadir manajemen PT Pamapersada Nusantara sebagai mitra pembangunan, Kepala Desa Lemo I, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang memadati kawasan masjid.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya pembangunan Masjid Nurul Iman. Ia menegaskan bahwa keberadaan masjid tersebut merupakan manifestasi dari kepedulian kolektif warga yang bahu-membahu menyisihkan tenaga, pikiran, maupun materi.
“Berdirinya Masjid Nurul Iman ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat. Masjid tidak boleh dipandang sekadar bangunan fisik untuk salat berjamaah, tetapi harus difungsikan sebagai pusat pembinaan umat dalam arti luas,” ujar H. Shalahuddin.
Bupati merefleksikan peran masjid sejak zaman Rasulullah SAW yang tidak hanya menjadi lokus ibadah mahdah, tetapi juga sebagai ruang menuntut ilmu, tempat bermusyawarah, hingga pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia berharap Masjid Nurul Iman dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia melalui penguatan pendidikan keagamaan yang terstruktur.
Apresiasi khusus juga disampaikan Bupati kepada seluruh donatur, panitia pembangunan, dan pihak swasta yang telah berkontribusi. Ia berharap partisipasi tersebut dicatat sebagai amal jariyah yang terus mengalir keberkahannya seiring dengan pemanfaatan masjid untuk kemaslahatan umat.
“Semoga setiap amal kebaikan dalam pembangunan masjid ini menjadi ladang pahala yang berkelanjutan. Saya mengajak masyarakat Desa Lemo I untuk bersama-sama memakmurkan masjid ini melalui pengajian, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, serta kegiatan yang mempererat ukhuwah,” tambahnya. (red)





















