banner 728x250

Pemprov Kalteng Luncurkan Program Pendidikan 2026, Fokus Perluasan Akses dan Kualitas SDM

Foto: Suasana peluncuran program strategis pendidikan Provinsi Kalteng 2026.

Palangka Raya, Neonusantara.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Program Strategis Sektor Pendidikan Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan di seluruh wilayah, Kamis (5/3/2026).

Peluncuran yang digelar di Aula Jayang Tingang ini dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Fauzan dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas RI Pungkas Bahjuri Ali.

Program ini menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh hak pendidikan yang layak.

“Kami tidak ingin ada anak-anak Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, dan tidak bisa makan,” ujarnya.

Sejumlah program prioritas turut diluncurkan, di antaranya pendidikan vokasi pertanian melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, bantuan seragam sekolah bagi puluhan ribu siswa, serta penguatan pendidikan kedokteran spesialis di Universitas Palangka Raya guna mendukung layanan kesehatan daerah.

Selain itu, Pemprov Kalteng juga menjalin kesepakatan bersama dengan puluhan perguruan tinggi di wilayah Kalteng untuk pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Agustiar menekankan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh terhambat oleh keterbatasan anggaran, karena sektor ini menjadi fondasi utama dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk keluar dari kemiskinan dan keterisolasian. Ini harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Ia juga berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus diperkuat, khususnya dalam pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik di daerah.

Melalui program strategis ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk membangun tidak hanya dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga dari aspek pembangunan manusia yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai kearifan lokal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *