banner 728x250

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Barito Utara Tekankan Proyek Infrastruktur dan Kapasitas Fiskal

Foto: Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin saat menyampaikan arahannya di acara Musrenbang RKPD 2027.

Muara Teweh, Neonusantara.id — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyoroti pentingnya perencanaan proyek infrastruktur dan penguatan kapasitas fiskal daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).

Bupati menyebut sejumlah proyek strategis seperti Jembatan Tumpung Laung dan Jembatan Lemo ditargetkan berfungsi pada 2028, sementara Jembatan Penyeberangan Lahei diproyeksikan rampung pada 2029.

Untuk mendukung ketepatan perencanaan, ia mendorong penggunaan metode Building Information Modeling (BIM) agar setiap tahapan pembangunan dapat dirancang secara detail, mulai dari metode kerja hingga estimasi anggaran.

“Akses infrastruktur harus direncanakan secara matang dengan metode modern agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” kata H. Shalahuddin.

Selain infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya perhitungan kemampuan keuangan daerah secara cermat guna menjaga stabilitas anggaran.

Ia menyebut program prioritas non-fisik seperti peningkatan layanan rumah sakit dan pendidikan gratis hingga 16 tahun tetap menjadi perhatian utama dalam pembangunan daerah.

“Semua program harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah agar pelaksanaannya berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga tetap memprioritaskan pelayanan dasar, termasuk penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Melalui forum Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan tercipta perencanaan pembangunan yang terukur dan berkesinambungan, sehingga seluruh target dalam RPJMD 2025–2029 dapat tercapai secara maksimal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *