banner 728x250

Ketua Dekranasda Kalteng Pembicara di Seminar UT Palangka Raya, Dorong Inovasi Berbasis Budaya Lokal

Foto: Ketua Dekranasda Kalteng berfoto bersama dengan peserta seminar. (MMC Kalteng)

Palangka Raya, Neonusantara.id – Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mendorong mahasiswa untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan usaha. Hal itu disampaikannya dalam Seminar Akademik Universitas Terbuka Palangka Raya Tahun 2026 di GPU Tambun Bungai, Jumat (13/2/2026).

Dalam paparannya, Aisyah menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menggerakkan ekonomi kreatif, khususnya melalui ide-ide usaha yang inovatif setelah menyelesaikan pendidikan.

“Dalam kuliah akademik ini saya mendorong inovasi bagi mahasiswa Universitas Terbuka. Kita terus mendukung ekonomi kreatif, agar mahasiswa nantinya, setelah lulus dari Universitas Terbuka Palangka Raya, mampu membuka peluang usaha dengan menghadirkan ide-ide inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Ia menilai, pengembangan usaha yang dilakukan generasi muda perlu mengangkat nilai budaya lokal dan kearifan daerah sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi.

“Budaya lokal dan kearifan lokal Kalimantan Tengah harus menjadi kekuatan kita. Itu adalah salah satu upaya dalam mendorong terus bertumbuhnya ekonomi lokal,” tambahnya.

Selain itu, Aisyah juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung keberadaan perguruan tinggi di Kalimantan Tengah sebagai pusat lahirnya sumber daya manusia unggul.

“Kita harus terus mendorong keberadaan universitas di Kalimantan Tengah, karena dari sinilah akan lahir generasi-generasi unggul. Di mana pun kita menempuh pendidikan, semua kembali pada individu yang menjalaninya,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh tempat menempuh pendidikan, tetapi juga oleh kemauan individu untuk terus belajar dan berkembang.

Ia optimistis, mahasiswa memiliki peluang besar untuk sukses apabila mampu memanfaatkan kesempatan dan terus mengasah kreativitas serta inovasi.

Seminar akademik ini diharapkan menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mencetak generasi muda yang mandiri, inovatif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *