banner 728x250

Komisi III: Pengembangan Wisata Harus Libatkan Masyarakat Secara Aktif

Palangka Raya, neonusantara.id — Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto, menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak semata-mata soal membangun destinasi wisata, melainkan harus mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, apabila dikelola dengan baik, sektor pariwisata berpotensi besar menjadi penggerak perekonomian lokal. “Pengembangan objek wisata yang dilakukan secara optimal akan menciptakan banyak peluang usaha bagi masyarakat. Mulai dari penyediaan penginapan berbasis rumah warga (homestay), kuliner khas daerah, jasa pemandu wisata, hingga produksi kerajinan lokal. Ini merupakan implementasi nyata dari ekonomi kerakyatan,” ujar Sugiyarto, Rabu, 21 Mei 2025.

Ia menambahkan, prinsip pemberdayaan masyarakat lokal harus menjadi pijakan utama dalam setiap strategi pembangunan kepariwisataan. Menurutnya, keberadaan destinasi wisata yang menarik tidak akan berdampak maksimal jika masyarakat tidak dilibatkan secara aktif dan tidak memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan tersebut.

Lebih lanjut, Sugiyarto menyoroti persoalan aksesibilitas yang masih menjadi kendala utama dalam pengembangan pariwisata di Kalimantan Tengah. Banyak destinasi potensial yang sulit dijangkau akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai. “Akses menuju lokasi wisata masih menjadi tantangan serius. Karena itu, kami di DPRD akan terus mendorong alokasi anggaran untuk pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya agar menjadi prioritas,” tegasnya.

Tak hanya soal infrastruktur, Sugiyarto juga menekankan pentingnya inovasi dalam strategi promosi pariwisata. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk mengenalkan kekayaan alam dan budaya Kalimantan Tengah kepada khalayak yang lebih luas, khususnya generasi muda.

“Promosi digital melalui media sosial dan berbagai platform daring adalah langkah strategis untuk menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini harus kita manfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Dengan sinergi antara peningkatan infrastruktur, strategi promosi digital, dan pemberdayaan masyarakat, Sugiyarto optimistis sektor pariwisata Kalimantan Tengah dapat tumbuh pesat dan menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *