banner 728x250

Minim Anggaran, Jalan Strategis di Kotim Terancam Tak Kunjung Diperbaiki

Palangka Raya, neonusantara.id – Kerusakan berat yang terjadi pada Jalan Lingkar Selatan di wilayah Sampit kembali menjadi perhatian serius anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah. Jalan tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Kabupaten Kotawaringin Timur, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung belum lama ini, Sutik, anggota legislatif dari Daerah Pemilihan II, menyuarakan keluhan tersebut dalam laporan hasil kegiatan resesnya. Ia mengungkapkan bahwa alokasi anggaran perbaikan jalan tersebut masih sangat minim, yakni hanya sekitar Rp3 miliar dari total kebutuhan yang mencapai Rp30 miliar.

“Anggaran yang tersedia jelas tidak cukup untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Dari kebutuhan sebesar Rp30 miliar, hanya dialokasikan Rp3 miliar. Ini sangat tidak memadai,” ujar Sutik pada Sabtu (19/4).

Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat, namun juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Sutik menekankan bahwa Jalan Lingkar Selatan memiliki fungsi vital dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.

“Jika jalan ini terus dibiarkan rusak, truk-truk besar akan terus menggunakan jalan dalam kota, dan ini membahayakan, terutama bagi pelajar yang setiap hari melewati jalur itu. Keselamatan mereka jelas terancam,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sutik mempertanyakan keseriusan Pemerintah Provinsi dalam menangani infrastruktur dasar, khususnya di daerah yang memiliki nilai strategis seperti Kotawaringin Timur dan Seruyan. Ia menilai bahwa perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat masih belum maksimal.

“Apakah keselamatan masyarakat harus dikorbankan demi efisiensi anggaran? Sampai kapan warga harus menunggu agar jalan ini benar-benar layak digunakan?” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur tersebut demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta menjamin keselamatan bersama. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *