banner 728x250

DAD Kalteng Gelar Pagelaran Tari Panamuei: Membawa Falsafah Huma Betang ke Panggung Seni

Palangka Raya, neonusantara.od – Plh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Suharno, membuka Pagelaran Tari Panamuei yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah di Betang Hapakat, Jumat (13/12/2024).

Dalam sambutan yang mewakili Gubernur, Suharno menyampaikan bahwa acara ini merupakan sarana untuk melestarikan seni budaya Kalimantan Tengah. “Pagelaran ini sangat positif untuk menambah wawasan dan keterampilan generasi muda dalam bidang seni serta memperkenalkan kekayaan budaya kita lebih luas,” ujar Suharno.

Pagelaran ini menampilkan karya mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang berkolaborasi dengan pelaku seni lokal. Tari Panamuei tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan nilai-nilai luhur masyarakat Dayak, seperti kebersamaan dan harmoni, yang terkandung dalam falsafah Huma Betang.

Yulindra Dedy, Sekretaris Umum DAD Kalimantan Tengah, menambahkan bahwa Tari Panamuei merupakan hasil kerja kreatif yang dirancang untuk memperkenalkan nilai budaya Dayak kepada masyarakat luas. “Acara ini menjadi bentuk nyata pelestarian seni budaya sekaligus mengenalkan kearifan lokal kepada dunia,” tuturnya.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Forkopimda, pelaku seni budaya, kepala instansi pemerintah, dan akademisi. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya lokal yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru untuk Kalimantan Tengah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *