banner 728x250

Dinas Perpustakaan Barsel Memberikan Pelayanan Membaca di RS Buntok

Buntok, neonusantara.id – Dinas Perpustakaan Barito Selatan melaksanakan layanan perpustakaan mobile di Rumah Sakit Jaraga Sasameh Buntok, Selasa 2 Juli 2024.

“Pelayanan perpustakaan mobile di rumah sakit ini menindaklanjuti MoU antara Dinas perpustakaan dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok,” ujar Plt Kepala Dinas Perpustakaan Barsel, Harminto.

la mengatakan pelayanan perpustakaan ini tidak hanya untuk anak-anak SD dan SMP namun juga bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya pelayanan di RSUD Jaraga Sasameh ini dikarenakan banyaknya masyarakat keluar masuk rumah sakit memeriksa kesehatan, maka dipandang perlu pelayanan perpustakaan mobile ini.

Artinya pelayanan perpustakaan wajib menyentuh semua lini. Perpustakaan mobile menyediakan akses bahan bacaan bagi keluarga dan pasien yang tidak dapat meninggalkan kamar mereka.

Serta juga bagi staf rumah sakit yang ingin bersantai selama waktu istirahat mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada RSUD Jaraga sasameh Buntok yang telah melaksanakan MoU dengan kita. Kerjasama ini akan terus kita tingkatkan tujuannya mencerdaskan masyarakat terutama membuka cakrawala,” tutur dia.

la menyampaikan buku-buku yang dibawa dalam pelayanan perpustakaan mobile ini diantaranya buku-buku tentang dunia kesehatan. Ini merupakan salah satu wujud pelayanan dinas perpustakaan dan Kearsipan.

Mulai hari ini dan seterusnya kita melaksanakan perpustakaan mobile di RSUD Jaraga Sasameh Buntok. Dengan membaca buku semoga dapat menghilangkan stress pasien agar lebih semangat dan cepat sembuh.

Ditempat yang sama mewakili direktur Humas RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Nurmila Kanit Humas Rumah Sakit berterima kasih kepada dinas perpustakaan dan kearsipan atas kesedian melaksanakan perpustakaan mobile ini.

“Atas kerjasama yang terjalin ini kita akan memfasilitasi masyarakat untuk meningkatkan literasi dan minat baca terutama di lingkungan rumah sakit,” imbuh dia.

Karena, lanjut dia, pengunjung di rumah sakit baik yang checkup maupun berobat cukup banyak setiap harinya.

Bagi penunggu maupun pasien, lanjut dia, bisa meluangkan waktu membaca serta menambah literasi tentang kesehatan dan juga perpustakaan ini salah satu layanan publik yang harus disediakan. (red)