Palangka Raya, neonusantara.id – Kekurangan tenaga kesehatan (nakes) menjadi masalah serius yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah Kalteng. Terlebih lagi, banyak desa yang tidak memiliki atau kurang fasilitas nakes, sehingga akses pelayanan kesehatan menjadi sulit bagi masyarakat.
Mengatasi masalah ini, Rizki Amalia Darwan Ali, seorang legislator di Kalteng meminta agar pemerataan tenaga kesehatan menjadi perhatian utama oleh pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, keberadaan nakes seperti dokter, perawat, maupun bidan sangat penting untuk ada di setiap desa, agar masyarakat bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah.
“Saat melaksanakan reses banyak aspirasi terkait pemenuhan nakes di desa-desa, dan sering ditemukan desa yang masih kekurangan fasilitas nakes. Saat nakes tidak ada di desa, maka akses pelayanan kesehatan menjadi sulit, apalagi bagi desa yang tidak memiliki infrastruktur jalan memadai,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 4 April 2024.
Rizky menyebutkan solusi harus segera ditemukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan nakes di setiap daerah, terutama di desa-desa. la menegaskan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, keberadaan tenaga kesehatan di desa harus diprioritaskan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
“Meningkatkan jumlah nakes tidak hanya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah Kalteng,” tuturnya.
Oleh karena itu, pemenuhan desa fasilitas nakes harus menjadi perhatian utama untuk menjangkau masyarakat di desa yang memerlukan layanan kesehatan. Diharapkan pemerintah dapat segera menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kalteng. (red)



















