banner 728x250

Pelayanan Terintegrasi Hadir di Kandui, Warga Nikmati Adminduk, KB, dan Cek Kesehatan Gratis

Foto: Pemkab Barito Utara melalui Disdukcapil, Dinkes, dan Disdalduk KB & P3A menggelar pelayanan jemput bola terintegrasi di Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang.

Muara Teweh, Neonusantara.id — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menghadirkan pelayanan publik terpadu bagi masyarakat Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, melalui kegiatan jemput bola yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara serta menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelayanan yang diberikan mencakup administrasi kependudukan, pelayanan keluarga berencana (KB), dan pemeriksaan kesehatan gratis. Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Utara.

Kehadiran layanan langsung di desa bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh berbagai pelayanan dasar tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten. Melalui program ini, warga dapat mengurus dokumen kependudukan sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan dan KB secara gratis.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengatakan kegiatan jemput bola merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang mudah, cepat, dan merata.

“Kami berharap masyarakat semakin mudah memperoleh dokumen kependudukan yang sah dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pelayanan publik,” katanya.

Ia menambahkan, pelayanan langsung ke wilayah kecamatan dan desa menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan serta mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi warga.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut, Pemkab Barito Utara terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan hingga ke daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap pusat pemerintahan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *