Muara Teweh, Neonusantara.id — Upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Salah satu langkah yang ditempuh adalah melaksanakan reviu Detail Engineering Design (DED) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM di delapan kecamatan sebagai bagian dari program Gaspol 11.12, Jumat (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan perencanaan pengembangan SPAM sesuai dengan kondisi aktual di lapangan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Plt. Kepala Dinas PUPR Barito Utara melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ignasius, mengatakan reviu DED menjadi tahapan penting dalam menyusun arah pengembangan layanan air minum yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Melalui reviu DED SPAM ini, kami ingin memastikan perencanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, tim teknis melakukan evaluasi terhadap berbagai komponen sistem penyediaan air minum, mulai dari fasilitas pengambilan air baku, jaringan transmisi, instalasi pengolahan air, reservoir, hingga jaringan distribusi kepada pelanggan.
Hasil peninjauan menunjukkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, di antaranya kondisi infrastruktur yang telah berusia tua, kebocoran jaringan pipa, kualitas distribusi air yang belum maksimal, serta jam pelayanan yang belum dapat berlangsung selama 24 jam.
Menurut Ignasius, data dan temuan yang diperoleh dari reviu tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur air minum di masing-masing wilayah pelayanan.
“Dokumen hasil reviu nantinya menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembangunan fisik, rehabilitasi, maupun pengembangan SPAM secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui perencanaan yang lebih akurat dan berbasis kondisi lapangan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap pelayanan air bersih dapat semakin meningkat, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di seluruh wilayah kabupaten. (red)





















