banner 728x250

Bupati H. Shalahuddin Buka Muscab X Pramuka Barito Utara

Foto: Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin saat membuka Muscab X Pramuka.

Muara Teweh, Neonusantara.id — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Barito Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Sabtu (7/3/2026). Forum tertinggi organisasi kepanduan tingkat kabupaten ini menjadi basis penetapan arah kebijakan dan target strategis untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Agenda ini dihadiri oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, jajaran asisten sekda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Barito Utara, serta perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah. Hadir pula majelis pembimbing ranting, pengurus gugus depan, hingga para pembina pramuka dari berbagai wilayah di Barito Utara.

Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa mekanisme musyawarah merupakan fondasi vital bagi kesehatan sebuah organisasi. Menurutnya, Muscab bukan sekadar prosedur administratif pergantian kepengurusan, melainkan mandat konstitusi organisasi untuk menentukan visi besar di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

“Dalam lingkungan organisasi, forum musyawarah merupakan bagian terpenting dan sebuah keharusan untuk menentukan arah tujuan. Musyawarah Cabang ini akan menjadi wadah krusial dalam merumuskan rencana program kerja lima tahun ke depan yang lebih inklusif dan progresif,” ujar H. Shalahuddin.

Bupati menggarisbawahi peran strategis Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda. Melalui pola pembinaan yang terstruktur, Pramuka diharapkan mampu mencetak kader yang tidak hanya mandiri dan memiliki akhlak mulia, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan serta rasa cinta tanah air yang mendalam.

Terkait dinamika internal, Shalahuddin menyinggung esensi kepemimpinan sebagai “nahkoda” yang menentukan keberhasilan perjalanan organisasi. Ia memandang regenerasi kepengurusan sebagai proses alamiah yang harus disambut dengan semangat pembaruan demi meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di daerah.

“Melalui Muscab ke-10 ini, kita dapat mengevaluasi secara tuntas program yang telah berjalan, sekaligus merumuskan inovasi dan terobosan baru yang selaras dengan garis pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” tambahnya.

Bupati berharap Gerakan Pramuka terus konsisten berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh elemen kepanduan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mewujudkan tatanan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *