banner 728x250

Pelestarian Anyaman Rotan Desa Tambaba Diperkuat sebagai Potensi Ekonomi Lokal

Foto: Ketua TP PKK Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin didampingi Ketua GOW Mira Apriyantinada Felix menerima kerajinan dari perajin di Desa Tambaba,Kecamatan Gunung Purei.

Muara Teweh, Neonusantara.id — Upaya melestarikan kerajinan anyaman rotan sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, mengunjungi sentra pengrajin anyaman rotan di Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei, Minggu (14/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Maya Savitri bersama jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW), pengurus TP PKK, dan unsur terkait meninjau secara langsung proses pembuatan berbagai produk anyaman rotan yang selama ini menjadi salah satu kerajinan khas masyarakat setempat.

Selain melihat proses produksi, rombongan juga berdialog dengan para pengrajin untuk mendengarkan berbagai aspirasi serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha kerajinan tradisional tersebut.

Maya Savitri menilai anyaman rotan memiliki nilai budaya yang tinggi sekaligus berpotensi menjadi produk unggulan daerah apabila terus didukung melalui pembinaan, inovasi, dan perluasan akses pemasaran.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada para pengrajin agar terus berkarya dan mempertahankan kerajinan anyaman rotan sebagai identitas daerah. Kerajinan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila terus dikembangkan dan dipromosikan,” ujarnya.

Ia berharap kerajinan anyaman rotan tidak hanya mampu bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Gunung Purei, Hardiwan, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan TP PKK Kabupaten Barito Utara kepada para pengrajin di Desa Tambaba.

Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan motivasi bagi masyarakat untuk terus mempertahankan kerajinan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ia juga berharap dukungan terhadap para pengrajin dapat terus berlanjut, baik melalui pembinaan, promosi maupun pemasaran produk, sehingga anyaman rotan Desa Tambaba semakin dikenal dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *