Palangka Raya, Neonusantara.id — Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Mendawai Sosial, Kota Palangka Raya, Sabtu sore (21/2/2026), mengakibatkan belasan rumah warga rusak dan puluhan jiwa terdampak. Hingga kini, warga masih bertahan di tempat pengungsian sementara di sekitar lokasi kejadian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat total 15 rumah terdampak yang tersebar di dua rukun tetangga. Di RT 01 terdapat 8 rumah dengan 10 kepala keluarga atau 42 jiwa, sedangkan di RT 05 terdapat 7 rumah dengan 8 kepala keluarga atau 36 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, H. Ahmad Toyib, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan awal sejak kejadian dan memastikan proses pendataan terus diperbarui.
“Sejak kejadian kami langsung bergerak melakukan koordinasi dan pendataan. Kami juga turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan serta kebutuhan warga,” ujarnya saat meninjau lokasi, Minggu (22/2/2026).
Selain kerusakan bangunan, satu warga dilaporkan mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis. BPBD memastikan korban terus dipantau oleh tenaga kesehatan.
“Korban luka sudah ditangani dan kami pastikan mendapatkan perawatan yang maksimal melalui fasilitas kesehatan,” katanya.
Saat ini, warga terdampak masih mengungsi di rumah kerabat dan warga sekitar karena belum adanya lokasi pengungsian terpusat yang disiapkan.
BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, seperti tempat pengungsian yang memadai serta perlengkapan dasar untuk beristirahat.
“Kami mengidentifikasi kebutuhan utama berupa lokasi pengungsian yang layak, serta perlengkapan seperti matras, palet, dan selimut untuk menunjang kebutuhan dasar warga,” ungkap Ahmad Toyib.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
“Penting untuk memastikan instalasi listrik aman dan penggunaan peralatan rumah tangga diawasi dengan baik agar kejadian serupa bisa dicegah,” tandasnya. (red)





















