banner 728x250

RPPLH Salah Satu Fondasi Pembangunan Barito Utara, Pemerintah Minta Partisipasi Publik

MUARA TEWEH, neonusantara.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmen memperkuat perlindungan lingkungan melalui Pelaksanaan Konsultasi Publik II Paparan Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), Senin (02/12/2025) di ruang rapat Setda Barut. Acara dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, mewakili Bupati Barito Utara. Kegiatan ini dihadiri Tim Penyusun dari LPPM Unlam Baharuddin, S.Kel., M.Si., serta perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng secara daring.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa tantangan pembangunan di Barito Utara semakin kompleks. Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, hingga aktivitas pertambangan dan perkebunan disebut memberi dampak positif, namun tetap menyimpan ancaman serius bagi lingkungan jika tidak dikelola secara tepat. Bupati menyoroti berbagai persoalan krusial seperti penurunan kualitas udara dan air, berkurangnya tutupan hutan, meningkatnya volume limbah, hingga ancaman perubahan iklim yang semakin nyata dalam kehidupan masyarakat.
“Dokumen RPPLH menjadi instrumen fundamental untuk menjamin pembangunan 30 tahun ke depan tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan,” tegasnya.
RPPLH diwajibkan menjadi dasar dalam penyusunan RPJPD dan RPJMD, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian lingkungan. Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan perlindungan lingkungan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. Pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat diminta berperan aktif memberikan masukan dalam proses penyusunan RPPLH.
“Saya berharap dokumen ini bukan sekadar syarat administratif, tetapi menjadi pondasi nyata pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Acara Konsultasi Publik II ini menjadi momentum penting untuk memastikan Barito Utara mampu menata pembangunan secara bijaksana dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *