banner 728x250

Rakor REDD+ Kalteng Resmi Dibuka, Tekankan Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Foto: Para stakeholder terkait berfoto bersama dalam acara pembukaan Rakor REDD+ Provinsi Kalteng 2025.

Palangka Raya, neonusantara.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) Tahun 2025 yang dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Herson B. Aden, bertempat di Aquarius Boutiq Hotel Palangka Raya, Kamis (13/11/2025).

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan REDD+ di daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh tata kelola dan memperkuat pembangunan hijau yang berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai,” ujar Herson.

Herson menekankan posisi strategis Kalimantan Tengah dalam agenda nasional dan global mitigasi perubahan iklim, dengan lebih dari 50 persen wilayahnya berupa hutan dan lahan gambut tropis yang menyimpan cadangan karbon terbesar di Indonesia. “Apa yang dilakukan di Kalimantan Tengah dalam menjaga, memulihkan, atau mengelola hutan akan berdampak langsung terhadap masa depan iklim global,” imbuhnya.

Selain itu, Asisten Ekbang menyoroti tantangan deforestasi, degradasi hutan, kebakaran lahan, serta dinamika sosial ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan hutan, sehingga pendekatan REDD+ menjadi relevan untuk menurunkan emisi sekaligus menjaga keseimbangan antara lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *