banner 728x250

Pemprov Kalteng Melalui Dinas Perkebunan, Dorong Petani Sawit Rakyat Tingkatkan Daya Saing Lewat Sertifikasi ISPO

Foto: Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rizky R. Badjuri. (Istimewa)

Palangka Raya, neonusantara.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat daya saing komoditas sawit rakyat dengan mendorong percepatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi para pekebun di daerah.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky R. Badjuri, mengatakan bahwa sertifikasi ISPO merupakan kunci bagi petani sawit rakyat agar hasil produksinya diakui di pasar nasional dan internasional.

“Sertifikasi ini bukan hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga untuk petani rakyat. Dengan ISPO, hasil sawit mereka bisa dijual ke pasar yang lebih luas dan dengan harga yang lebih baik,” ucapnya, Selasa (4/11/2025).

Rizky menjelaskan, pelatihan dan pendampingan terus dilakukan agar para petani memahami standar keberlanjutan, mulai dari pengelolaan kebun hingga tata niaga yang sesuai dengan ketentuan hukum.

“Dengan memiliki sertifikat ISPO, petani lebih mudah mendapat akses pembiayaan, sekaligus menjamin bahwa hasil mereka legal dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Ia menambahkan, sertifikasi ini juga memberi dampak ekonomi yang signifikan, karena membuka peluang ekspor dan memperkuat ekonomi daerah. “Kalau petani sudah sejahtera, otomatis ekonomi daerah juga ikut tumbuh. Pendapatan daerah bertambah, tenaga kerja lokal terserap, dan aktivitas ekonomi ikut bergerak,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *