banner 728x250

Pembangunan Manusia Barito Utara, Perlu Peta Jalan Kependudukan Agar Jadi Landasan Strategis

MUARA TEWEH, neonusantara.id – Jajaran dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) Kabupaten Barito Utara, menyampaikan bahwa pembangunan kependudukan merupakan aspek strategis yang menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampai Kepala Dinas nya Silas Patiung, dalam laporan kegiatan pembukaan paparan awal penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025–2030 yang berlangsung di Aula Setda Lantai I.

“Saat ini Kabupaten Barito Utara menghadapi berbagai dinamika kependudukan, seperti perubahan struktur umur penduduk, peningkatan usia harapan hidup, mobilitas penduduk, serta tantangan dalam mewujudkan keluarga berkualitas,” ujar Silas pada Jumat 17 Oktober 2025.

Paparnya lagi, penyusunan peta jalan ini bertujuan untuk menyusun arah kebijakan dan strategi pembangunan kependudukan yang terencana dan terukur, serta mengintegrasikan isu-isu kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan lintas sectoral juga.

Lanjutnya, dalam dokumen PJPK ini diharapkan menjadi acuan bagi perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang program pembangunan yang berorientasi pada pembangunan manusia seutuhnya, bukan sekadar memenuhi target-target sectoral yang ada.

Ia juga Kembali menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung dari dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Perubahan Tahun 2025 sebesar Rp 200 juta, yang digunakan untuk menyelenggarakan seluruh rangkaian penyusunan dokumen PJPK.

“Tentunya saya berharap dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, akademisi, maupun mitra pembangunan lainnya, agar dokumen ini dapat tersusun secara komprehensif, terukur, dan aplikatif, serta menjadi pedoman nyata dalam mewujudkan penduduk yang tumbuh seimbang dan berkualitas,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, narasumber dari Universitas Palangka Raya, serta seluruh perwakilan perangkat daerah dan unsur masyarakat.

Dengan tersusunnya dokumen PJPK ini nantinya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap mampu mengarahkan pembangunan daerah yang lebih berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia, serta menyambut bonus demografi secara optimal dan berkelanjutan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *