Buntok, neonusantara.id — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Barito Selatan menggelar Pelatihan Pengemasan Produk Pangan di Aula Kecamatan Dusun Selatan, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Barito Selatan dan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus 2025. Pelatihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengemas produk pangan agar lebih berkualitas, aman, dan memiliki tampilan yang menarik di pasaran.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Barito Selatan, Swita Minarsih, membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut bagi pelaku usaha lokal.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan berharga bagi pelaku usaha agar mampu menciptakan produk yang tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi berkat kemasan yang menarik dan sesuai standar,” ucapnya.
Swita menambahkan, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong munculnya kelompok usaha baru yang lebih mandiri dan berorientasi pada pasar. Ia mengimbau peserta agar tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memahami strategi pemasaran dan inovasi desain kemasan.
“Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta bisa mengembangkan produk yang lebih kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Simon Fahmi Obos, menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing sektor industri kecil dan menengah.
“Kami ingin pelaku usaha di daerah memiliki kemampuan teknis yang mumpuni dalam menjaga mutu dan tampilan produk agar dapat bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap lahir wirausaha-wirausaha baru yang berdaya saing tinggi dan mampu mengangkat potensi produk pangan lokal Barito Selatan ke tingkat yang lebih luas. (red)



















