banner 728x250

Investasi Tembus Rp12,4 Triliun, Realisasi Investasi Kalteng Capai Hampir 48 Persen Target Tahunan

Foto: Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran.

Palangka Raya, neonusantara.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menaruh perhatian serius terhadap kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan realisasi investasi. Hal ini menyusul capaian investasi daerah yang mencapai Rp12,443 triliun pada Semester I Tahun 2025, atau setara 47,99 persen dari target tahunan sebesar Rp25,930 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalteng, Sutoyo, mengatakan bahwa meskipun capaian semester ini tergolong positif, masih terdapat gap data akibat rendahnya tingkat pelaporan dari pelaku usaha, khususnya sektor besar.

“Banyak pelaku usaha belum menyampaikan laporan realisasi investasinya secara berkala. Hal ini membuat data yang masuk ke sistem belum sepenuhnya mencerminkan kondisi aktual di lapangan,” ungkapnya, Jumat (1/8/2025).

Dari total capaian semester, realisasi investasi Triwulan I tercatat sebesar Rp7,157 triliun dan Triwulan II sebesar Rp5,286 triliun.

Menurut Sutoyo, pelaporan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang wajib disampaikan setiap triwulan melalui portal oss.go.id masih belum dijalankan secara konsisten oleh sebagian pelaku usaha.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng terus mendorong kepatuhan melalui berbagai inisiatif seperti sosialisasi, bimbingan teknis, hingga layanan pendampingan berupa Klinik LKPM di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Pelaporan LKPM bukan hanya kewajiban administratif, tapi bagian penting dari upaya menjaga kredibilitas data investasi daerah. Ini juga menjadi acuan dalam evaluasi dan pengambilan kebijakan pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dengan semakin baiknya kepatuhan pelaporan, Sutoyo optimistis target investasi tahun 2025 dapat tercapai secara optimal dan terukur. Ia juga mengajak pelaku usaha agar aktif memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Data yang akurat akan sangat membantu dalam mendorong iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *