Kasongan, neonusantara.id — Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Kalteng. Hal ini disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Katingan, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Katingan pada Senin, 21 Juli 2025.
Dalam amanatnya, Gubernur menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antarstakeholder dalam mempercepat kemajuan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Katingan atas capaian yang telah diraih, seraya mendorong keberlanjutan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan yang dicapai selama ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga berkat keterlibatan aktif DPRD, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta warga secara luas.
Gubernur menyampaikan bahwa semangat persatuan dan keadilan sosial harus menjadi dasar dalam menjalankan pemerintahan. Ia menolak segala bentuk diskriminasi, baik yang bersifat sosial, kultural, maupun politis, dan mendorong seluruh daerah untuk tumbuh secara setara.
Sebagai wujud nyata kebijakan strategis, Gubernur menjelaskan bahwa Pemprov Kalteng tengah menyiapkan program unggulan Kartu Huma Betang. Program ini dirancang untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial, khususnya bagi masyarakat desa dan wilayah pedalaman.
Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya kesenjangan di daerah terpencil, dan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
Gubernur juga menyoroti pentingnya menjadikan budaya lokal sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, masyarakat Dayak dan seluruh etnis di Kalimantan Tengah harus dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan, tanpa kehilangan identitas kulturalnya.
Ia menekankan bahwa filosofi Huma Betang dan semangat Manggatang Utus akan terus menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan di tingkat provinsi. Tujuannya adalah menciptakan harmoni dalam keberagaman dan menjamin semua masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur turut menyampaikan dukungan terhadap berbagai program prioritas nasional, termasuk makan bergizi gratis, ketahanan pangan, sekolah rakyat, dan koperasi Merah Putih. Ia memuji kesiapan Kabupaten Katingan dalam mengimplementasikan program koperasi tersebut.
Ia menilai koperasi harus menjadi pilar ekonomi masyarakat desa yang mampu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dengan demikian, kemandirian ekonomi desa bisa menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Katingan kali ini dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat arah pembangunan yang berkeadilan dan berbasis nilai lokal. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan kembali komitmennya dalam mengawal kemajuan daerah secara inklusif, dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan nilai-nilai kebangsaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, jajaran FORKOPIMDA, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, Bupati Saiful dan Wakil Bupati Firdaus, Ketua TP-PKK Katingan Sumiati, Ketua GOW Tri Windarti, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Katingan, sejumlah kepala perangkat daerah, tokoh adat dan agama, serta pelajar dari berbagai sekolah di Katingan.



















