#kalteng,#kalimantantengah, #neonusantara.id,#neonusantara
Sanggar seni dan budaya Marajaki, sebuah komunitas seni yang berbasis di Kota Palangka Raya, telah sukses menyelenggarakan acara pemutaran film dan diskusi bersama yang menginspirasi. Pada hari Selasa (11/7/23) malam.
Acara ini dihadiri oleh para pecinta seni yang bersemangat untuk mengeksplorasi makna seni melalui film, dalam suasana yang penuh keceriaan dan antusiasme, para peserta berkumpul di Cafe Oregano coffee and resto untuk menyaksikan pemutaran film yang dipilih secara khusus, film-film yang diputar adalah karya-karya inspirasional dan dalam berberapa genre.
Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, peserta memiliki kesempatan untuk berbagi pemikiran, emosi, dan refleksi terhadap film yang mereka saksikan. Diskusi ini memungkinkan para peserta untuk mendalami pesan yang terkandung dalam cerita film, menganalisis aspek-aspek artistiknya, dan merenungkan implikasi sosial dari narasi yang ditampilkan.
Usai Kegiatan saat diwawancarai Benny Kadarhariarto selaku narasumber serta CEO dari DSLR Cinematography Indonesia mengatakan, “ini pertama kali saya datang ke kota Palangka Raya, Saya tidak menyangka pesertanya akan sebanyak ini, dan saya sangat senang bisa bertemu dengan teman – teman para penggiat Cinematography yang ada di kota Palangka Raya’’.
Benny juga berharap “Film adalah pekerjaan yang kaloboratif semua harus saling mendukung tidak bisa dikerjakan sendiri – sendiri, teman – teman para penggiat Cinematography yang ada di Kota Palangka Raya harus bisa bersatu untuk memajukan perfilman yang ada di kota Palangka Raya’’.
Sambung benny, ‘’Untuk kedepannya film –film yang bertemakan kedaerahan dan budaya lokal sekarang sudah mulai diproduksi, jangan sampai nantinya, orang dari Jakarta shooting film di Kalimantan Tengah, teman – teman para penggiat Cinematography yang ada di Kota Palangka Raya hanya bisa jadi penonton’’.
Benny M Tundan Founder Sanggar Marajaki mengatakan, ‘’Sebagai inisiator acara ini Kami berkomitmen untuk menjembatani seni dengan pendidikan. Kami percaya bahwa melalui pemutaran film dan diskusi bersama, para peserta dapat belajar dan memperluas wawasan mereka tentang Cinematograph’’.
“Acara Aksi Bintang Sineas Kalimantan Tengah ini juga merupakan ajang untuk merayakan karya-karya film yang menginspirasi, sambil memberikan ruang bagi peserta untuk mengemukakan perspektif mereka dan saling belajar dari satu sama lain’’. tutup Benny M Tundan
Acara pemutaran film dan diskusi bersama yang diselenggarakan oleh Sanggar seni dan budaya Marajaki menjadi ruang yang inspiratif bagi para peserta untuk menyelami seni melalui film, semangat kolaborasi dan apresiasi seni yang tercipta melalui acara ini diharapkan akan terus bergaung dan menginspirasi masyarakat kota Palangka Raya, serta membangun komunitas yang peduli akan perfilman.



















