#kalteng,#kalimantantengah,#pemprov,#pemprovkalteng ,#neonusantara.id,#neonusantara
Neo Nusantara – Palangka Raya, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin buka kegiatan Sosialisasi Self-Reporting Tata Kelola Industri Kelapa Sawit melalui Aplikasi Sistem Informasi Perizinan Perkebunan (SIPERIBUN) dan Optimalisasi Penerimaan Negara di Provinsi Kalteng, yang diselenggarakan di Ballroom Lantai 1 Hotel Luwansa Palangka Raya, Kamis (6/7/2023).
Dalam sambutannya Sekda mengatakan tata kelola perizinan usaha perkebunan kelapa sawit yang berbasis data dapat valid dan akurat; adanya penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap izin usaha perkebunan; serta adanya penguatan koordinasi antar Kementerian/Lembaga Nasional (K/L) dan Pemerintah Daerah. “Dengan begitu, dapat meningkatkan kemudahan berusaha di bidang perkebunan dan mengoptimalkan usaha perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu sektor utama perekonomian nasional, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah,”ujar sekda
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah terus memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit antara lain dengan mengeluarkan beberapa aturan terkait perkebunan kelapa sawit tersebut. Tata Kelola tersebut menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah Nuryakin, penting dilakukan karena kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di provinsi ini, dimana peluang serta prospek ke depan sangat besar dan menjanjikan. Apalagi, komoditas ini merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
Sementara itu Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah mengatakan bahwa sektor pertanian saat ini masih menjadi andalan perekonomian nasional. “Perekonomian nasional secara umum masih menunjukkan ketahanan dengan ditopang peningkatan permintaan domestik investasi yang terjaga, inflasi yang terus terjaga, serta berlanjutnya kinerja positif ekspor kita,” ucapnya.
“Indonesia merupakan produsen minyak kepala sawit terbesar di dunia pada Desember 2022, dengan menyumbang 59 persen atau 45,5 juta ton dari 77,2 ton total produksi minyak sawit dunia. Namun tata kelola industri kelapa sawit yang masih perlu diperbaiki. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit Indonesia, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah melalui mekanisme pelaporan mandiri pelaku usaha perkebunan sawit secara online melalui aplikasi SIPERIBUN’’.
“Namun tata kelola industri kelapa sawit masih perlu diperbaiki. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit Indonesia, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah melalui mekanisme pelaporan mandiri pelaku usaha perkebunan sawit secara online melalui aplikasi SIPERIBUN,” kata Andi.
Andi menjelaskan, tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk membangun database perkebunan kelapa sawit dengan melakukan pendataan hingga pemetaan sawit rakyat; penataan perizinan perkebunan kelapa sawit; dan optimalisasi penerimaan negara dari sektor perkebunan kelapa sawit.



















