banner 728x250

Ini Tanggapan RSUD Doris Sylvanus Terhadap Tuduhan Malapraktik Terkait Kematian Bayi

Suasana pers rilis yang digelar di RSUD Doris Sylvanus.

Palangka Raya, neonusantara.id – RSUD Doris Sylvanus menanggapi tudingan malapraktik terkait kematian seorang bayi beberapa waktu lalu.

Plt Direktur RSUD Doris Sylvanus, Ady Fraditha, menegaskan bahwa pelayanan medis yang diberikan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Apa yang dilakukan oleh tenaga medis dan kesehatan kami sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap Ady dalam konferensi pers yang dilaksanakan di RSUD setempat pada Rabu (20/1/2024).

Ady Fraditha menjelaskan bahwa pasien tersebut lahir pada tanggal 9 Januari 2024 dan dirujuk ke RSUD dr. Doris Sylvanus pada tanggal 12 Januari 2024 karena gejala kembung dan muntah.

Setelah pemeriksaan dan penanganan awal, kondisinya mengarah kepada kegawatan yang memerlukan tindakan bedah.

“Dokter telah memberikan penjelasan dan edukasi kepada keluarga pasien sebelum melakukan tindakan operasi, dan keluarga telah memberikan persetujuan atas operasi tersebut pada tanggal 16 Januari 2024,” tambahnya.

Selama operasi, ditemukan adanya sumbatan usus yang mengharuskan dilakukannya tindakan lebih lanjut.

Meskipun upaya penanganan gawat terus dilakukan oleh tim medis, kondisi pasien tetap menurun, hingga akhirnya meninggal pada tanggal 25 Januari 2024.

Pihaknya berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.

“Harapan kita bahwa semua ini tentunya dapat diselesaikan dengan baik,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *