Muara Teweh, Neonusantara.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melaksanakan pengukuran kebugaran bagi calon jemaah haji sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan fisik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci tahun 2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, yang menekankan bahwa kondisi kesehatan dan kebugaran menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Menurutnya, rangkaian ibadah haji menuntut kemampuan fisik yang baik karena para jemaah akan menjalani berbagai aktivitas yang memerlukan daya tahan tubuh, mulai dari tawaf, sa’i hingga pelaksanaan wukuf.
“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang optimal. Karena itu, calon jemaah perlu menjaga kebugaran agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” ujar Pariadi.
Ia menjelaskan, pengukuran kebugaran dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapan fisik masing-masing calon jemaah sekaligus menjadi dasar dalam memberikan saran dan program latihan yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.
Selain pemeriksaan kebugaran, para calon jemaah juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi, berolahraga secara teratur, serta mengelola waktu istirahat dengan baik menjelang keberangkatan.
Pariadi berharap seluruh calon jemaah dapat mempersiapkan diri secara maksimal sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Sumber: Borneonews)





















