banner 728x250

Peringati Hari Pangan Sedunia, Dinas Ketahanan Pangan Mura Gelar Gerakan Pangan Murah

#kalteng, #kalimantantengah#neonusantara.id#neonusantara

Puruk Cahu, neonusantara.id – Kegiatan ini resmi di buka oleh Plh Sekda Kab. Mura Serampang yang mana dalam acara ini di hadiri oleh Ketua DPRD Mura Doni, Unsur Forkopimda Kab. Mura, lalu sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Mura, Yulianus dalam laporannya menyampaikan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup. Menganggap bahwa pangan menjadi penting karena menyangkut permasalahan politik, ekonomi, sosial dan budaya. “Jumlah penduduk semakin meningkat setiap tahunnya, dan masalah kemiskinan menjadi tantangan dalam pemenuhan pangan. Karena kemampuan rumah tangga mengendalikan kebutuhan pangannya, menunjukan ketahanan pangan rumah tangga/keluarga tersebut.” tutur Yulianus.

Oleh karena itu kebijakan pangan menjadi isu sentral dalam pembangunan, keterjangkauan pangan merupakan kemampuan masyarakat dalam mengakses pangan, baik dari sisi akses terhadap ekonomi maupun akses fisik.

Kegiatan ini juga sebagai langkah proaktif Dinas Ketahanan Pangan Murung Raya yang perlu di dukung oleh semua pihak dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan sekaligus aksesbilitas masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan dapat memperoleh harga yang murah, dan oleh sebab itu dalam hal ini pemerintah berkerjasama dengan Distributor, Perum Bulog dan Petani, pelaku usaha pangan dalam penyediaan komoditas pangan.

Kepada awak media juga Yulianus berkata jika kegiatan ini akan di laksanakan di 10 kecamatan, terkhusus di beberapa desa terpencil saja dan akan ada beberapa barang yang di sediakan. “Ya jadi barang nya ada beras, gula, minyak goreng, bawang, telur, dan daging mentah beku. Kalau harga kita ambil standar harga pusat, harga di bulog jadi tidak ada penaikan harga dan tentu harga itu lebih murah dari pasar. Operasional nya dana subsidi dari pemerintah daerah, tujuannya yaitu optimalisasi agar masyarakat yang kurang mampu bisa makan. Dan ini upaya pemerintah daerah melaksanakan gerakan pangan murah ini.” Ucap Yulianus.

Sementara itu, Plh Sekda Kab. Mura Serampang mewakili Pj Bupati Mura yang berhalangan hadir memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Perum Bulog, para agen atau distributor pangan, serta pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam menyukseskan acara ini.

Ia mengatakan jika saat ini kondisi perekonomian sedang mengalami dampak inflansi sehingga sangat berpengaruh pada harga pangan pokok ditengah masyarakat, dan tentunya ini sangat membebani kebutuhan rumah tangga sehingga menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat untuk keperluan rumah tangga.

“Selaku pemerintah daerah tentunya harus bertindak dan bergerak cepat dengan melakukan gerakan pangan murah, dengan maksud agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga relatif lebih murah dari harga pasar.” Pungkas serampang.

Ia juga menyampaikan, masyarakat tidak perlu panik dalam memenuhi kebutuhan pangannya, karena stok komoditas pangan utama cukup dan harganya juga terjangkau, itulah sebabnya Pemerintah menyelengarakan acara ini agar dapat mendongkrak stabilitas harga sehingga daya beli masyarakat dapat menjangkau kebutuhan bahan pangan pokok.

“Harapan kami tolong manfaatkan momen ini dengan baik dan semoga dengan Kegiatan Gerakan Pangan Murah Pasar menjadi Penyeimbang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, berjalan dengan lancar.” Tambah nya lagi.

Selain itu Doni, selaku Ketua DPRD Murung Raya juga memberikan komentarnya saat di wawancarai oleh pihak media. Doni mengatakan jika kegiatan ini adalah program yang telah disepakati bersama melalui anggaran APBD dimana DPRD dan Eksekutif mealokasikan anggaran untuk program pangan murah ini, “program ini membantu masyarakat kita dalam kondisi yang saat ini tidak stabil, tidak stabil itu bisa dikatakan barang nya ada tetapi daya beli tidak ada, daya beli ada tetapi barangnya tidak ada. Program ini merupakan kebutuhan dasar manusia dan sangat penting karena bisa mempengaruhi beberapa aspek di dalam kehidupan kita,kasus stunting contoh nyata jika pangan sangat berpengaruh dalam kehidupan ya.  Saya sendiri sebagai ketua DPRD, saya sudah berkoordinasi dengan dinas ketahanan pangan dan pemerintahan bahwa tahun depan kita akan melakukan pembangunan lumbung pangan desa, dan akan bertahap di 10 kecamatan karena ini sangat penting untuk stabilitas harga pangan itu sendiri sehingga tidak jauh berbeda dari distributor.” Ucap Doni. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *